Tanggal : 15-Jul-2026
Jakarta – Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan meresmikan inovasi layanan keimigrasian terbaru bertajuk SIMPLE (South Jakarta Immigration Stay Permit Lounge) for Investor & Golden Visa, yang kini resmi beroperasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Provinsi DKI Jakarta. Hadirnya SIMPLE di MPP DKI Jakarta menjadikan layanan ini sebagai simbol integrasi layanan publik yang memudahkan investor mendapatkan berbagai layanan perizinan yang cepat dan profesional dalam satu lokasi strategis.
Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Brigjen Pol. Yuldi Yusman, mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir penerbitan izin tinggal keimigrasian bagi orang asing menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, Jakarta tercatat sebagai salah satu wilayah dengan pemegang Golden Visa terbanyak, yaitu 83 orang hingga Oktober 2025, dengan total nilai investasi mencapai Rp115,9 miliar.
“Pertumbuhan yang cepat ini menuntut kehadiran layanan yang tersegmentasi, cepat, modern dan berstandar tinggi. Oleh karena itu SIMPLE dihadirkan sebagai layanan izin tinggal khusus bagi investor dan pemegang Golden Visa, sekaligus menjadi pionir pelayanan izin tinggal dengan konsep lounge yang eksklusif,” ungkap Yuldi di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).
Yuldi menyebut, kehadiran SIMPLE sekaligus merepresentasikan arah kebijakan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terutama dalam percepatan investasi, transformasi layanan publik, serta peningkatan daya saing ekonomi. Layanan ini juga mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong digitalisasi dan peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian.
“Yang tidak kalah penting SIMPLE hadir sebagai buah kolaborasi antarinstansi yang menghasilkan layanan premium one stop service di Jakarta, baik Pemerintah Provinsi, Mal Pelayanan Publik, maupun Kementerian dan Lembaga terkait,” imbuh Yuldi.
Yuldi berharap SIMPLE dapat menjadi model pelayanan keimigrasian yang memperkuat kepercayaan dunia usaha sekaligus mendorong transformasi digital serta pelayanan yang lebih transparan, cepat, dan responsif. Kehadiran SIMPLE juga diharapkan menjadi inspirasi bagi peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian di seluruh Indonesia dan menjadi simbol kesiapan negara dalam menyambut arus investasi global.
“Dengan diresmikannya SIMPLE Direktorat Jenderal Imigrasi menunjukkan bahwa Indonesia menyediakan ruang investasi yang modern, aman, professional, dan berorientasi pada pelayanan kelas dunia,” tutup Yuldi.
Sementera itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Bugie Kurniawan, menyebut konsep lounge yang diterapkan pada SIMPLE memastikan pelayanan tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga nyaman dan akurat. Hal ini menjamin produk izin tinggal yang dihasilkan memenuhi standar kepastian dan kejelasan bagi para investor.
“SIMPLE didukung proses pemeriksaan yang komprehensif serta penyampaian informasi yang spesifik sehingga menghasilkan produk izin tinggal yang berkualitas dan memberikan pengalaman pelayanan yang prima, professional, responsif, integritas, modern, dan akuntabel serta memberikan kenyamanan bagi investor dan izin tinggal Golden Visa,” pungkas Bugie.
Diketahui, Golden Visa merupakan fasilitas izin tinggal jangka panjang yang diberikan kepada investor, talenta global, dan individu berkriteria khusus yang berkontribusi pada perekonomian Indonesia. Melalui Golden Visa, pemegangnya dapat tinggal untuk jangka waktu hingga 5 atau 10 tahun, disertai berbagai kemudahan seperti proses imigrasi yang lebih cepat, hak tinggal yang lebih pasti, dan akses layanan yang lebih eksklusif. Program ini dirancang untuk menarik investasi berkualitas dan memperkuat daya saing Indonesia dalam perekrutan talenta internasional.
Kolaborasi Strategis untuk Layanan Prima
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas peresmian layanan izin tinggal keimigrasian bagi investor asing dan pemegang Golden Visa yang kini hadir di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta.
Heru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari proses transformasi Jakarta menuju kota global. Salah satu pilar utama dari transformasi ini adalah penyediaan layanan terpadu, mudah diakses, dan berstandar tinggi melalui MPP yang dikelola oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.
“Hadirnya SIMPLE di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghadirkan layanan publik yang semakin mudah, cepat, dan terintegrasi bagi para investor. Dengan dukungan layanan izin tinggal keimigrasian bagi pemegang Golden Visa di satu lokasi terpadu, Jakarta semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang ramah investasi dan siap bersaing secara global,” tegas Heru.
Heru mengatakan, hadirnya SIMPLE tidak hanya memperkaya jenis layanan di Mal Pelayanan Publik, tetapi juga memperkuat ekosistem pelayanan publik Jakarta dalam mendukung kemudahan berusaha serta iklim investasi yang semakin kompetitif.
“Layanan izin tinggal bagi investor dan pemegang Golden Visa merupakan elemen penting dalam upaya menarik investasi berkualitas, dengan ditempatkannya layanan tersebut di MPP, proses perizinan dapat diakses secara lebih efisien, nyaman, dan terjamin kepastiannya,” ungkap Heru.
Inovasi SIMPLE merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan dan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan publik terpadu yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan para pemohon izin tinggal. Peresmian layanan ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat pelayanan publik prima, memperluas akses bagi investor asing, serta mendorong transformasi digital di sektor keimigrasian.
“Kami percaya bahwa penyederhanaan proses dan kolaborasi antarinstansi adalah kunci untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. SIMPLE menjadi langkah penting dalam membuktikan bahwa pemerintah hadir memberikan kepastian, efisiensi, dan kenyamanan bagi investor yang ingin berkembang di Jakarta,” pungkas Heru.